Membangun Karakter Anak di Usia Dini

Membangun-Karakter-Anak-di-Usia-Dini

Usia 0 sampai 6 tahun sering disebut sebagai golden age (usia emas) dimana fisik dan otak anak bertumbuh dengan sangat baik dan cepat. Pasa masa emas ini, kemampuan anak untuk menyerap informasi akan sangat tinggi. Semua informasi yang ia terima akan diserap secara langsung tanpa menyadari bahwa itu hal baik ataupun buruk.

Dalam hal ini, orang tua memiliki peran penting untuk mendidik dan mengoptimalkan kecerdasan sang anak baik secara intelektual, emosional dan spiritual. Seperti ungkapan pepatah “Apa yang ditanam itulah yang tumbuh”. Karena apa yang kita lakukan dan tunjukan kepada sang anak akan terekam dalam memorinya dan membentuk dirinya menjadi seperti itu.

Sikap negative yang biasanya diberikan orang tua kepada anaknya seperti memukul, membentak dan memberikan pressure pada akhirnya akan menjadikan anak bersikap negatif. Ia akan cenderung menjadi penakut, rendah diri, pemberontak dan tidak berani mengambil resiko.

Namun bila Mom mengajarkan hal positif kepadanya, maka pribadi yang positif juga akan terbentuk dalam dirinya. Pada usia emas ini, anak cenderung akan banyak bercerita. Dalam hal ini jadilah pendengar yang setia baginya, ini akan menambah keterikatan batin antara Mom dan buah hati. Saat ia melakukan sebuah kesalahan, jangan marahi atau bahkan membentaknya. Tunjukkan sifat pemaaf dan carilah solusi dari permasalahan tersebut. Karena hal ini akan melatihnya menjadi pemaaf dan problem solver yang baik. Perlu juga diajarkan pentingnya berbagi dengan sesama, misalnya berbagi mainan atau makanan saat ia bersama temannya. Hal ini bertujuan agar dikemudian hari ia menjadi pribadi yang murah hati dan penolong.

Selain menanamkan hal-hal positif pada diri anak sejak dini. Ada tiga hal penting yang harus Mom ajarkan kepada sang anak, yaitu
kenalkan ia kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ajarkan ia untuk taat beribadah sejak kecil, arahkan ia untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar yang baik dan yang terpenting berikanlah ia kasih sayang dan rasa aman. Memori ini yang akan mereka rekam dan akan membawa pengaruh positif dikehidupan dewasanya kelak.

KOMENTAR